Kapolres Batu Bara Prioritaskan Pemberantasan Narkoba

incarkasus.com, Batu Bara 25 Mei 2021

Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis menyebutkan salah satu penyebab semu munculnya kegiatan negatif adalah akibat kecanduan Narkoba.

Karena itu ditegaskan Kapolres, pihaknya memprioritaskan pemberantasan Narkoba yang nyata-nyata merusak generasi bangsa.

Penegasan tersebut diutarakan Kapolres AKBP Ikhwan Lubis pada pemberian penghargaan (reward) kepada berbagai tokoh atas partisipasinya membantu terciptanya kondusifitas kamtibmas sepanjang Ramadhan hingga awal Idul Fitri 1442 H di Mapolsek Medang Deras, Selasa (25/5/2021). 

Pada kesempatan itu Kapolres mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberantas Narkoba.

“Tawuran, balap liar dan  kenakalan- kenakalan remaja itu semua disebabkan karrna pengaruh Narkoba”, jelas Kapolres.

Disebutkan Kapolres, daerah Kabupaten Batu Bara merupakan daerah yang mayoritas penduduknya di pesisir pantai timur. 

Kondisi ini sangatlah rawan dalam peredaran Narkoba.  Karenakan banyaknya pelabuhan tikus yang dijadikan lokasi keluar dan masuk sebagai pelabuhan ilegal.

“Tentunya kita tidak mau kalau anak cucu kita tidak memiliki masa depan yang cerah. Kalau Narkoba tidak bisa di berantas maka kita sendiri di daerah tersebut yang akan mendapatkan akibatnya. Kelak anak cucu kita akan hancur masa depannya”, ujar Kapolres.

Terkait kondusifitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Medang Deras, Kapolres menyampaikan terimakasi kepada seluruh tokoh  baik tokoh masyarakat, Agama, Pemuda, Organisasi sosial dan Pemerintah  Kecamatan Medang Deras.

Para tokoh dinilai turut berjasa menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif terlebih selama Ramadhan 1442 H.

Atas partisipasinya,  Kapolres memberi penghargaan kepada Muspika, Lurah, Kades, Kepling, Kadus, Tomas, Toga, Toda dan Komunitas KSJ Kabupaten Batu Bara yang turut serta membantu menjaga kamtibmas selama bulan Ramadhan 1442 H di Wilayah Hukum Polres Batu Bara. 

Setelah memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh, Kapolres memberikan puluhan paket sembako dan penali asih.

EP/Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *