Rakor Dengan KPK, Bupati Batu Bara Berkomitmen Cegah Tipikor

Uncategorized4 Dilihat

incarkasus.com, Batu Bara 06 Februari 2021

Upaya pencegahan praktek korupsi di Kabupaten Batu Bara harus dilakukan agar visi dan misi yang telah ditanamkan dapat terwujud.

Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Batu Bara senantiasa berkomitmen untuk melakukan pencegahan terhadap tindak pidana korupsi (tipikor) yang terdokumentasikan perkembangannya melalui Monitoring Centre of Prevention (MCP).

Demikian sambutan Bupati Batu Bara H Zahir pada Rapat Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi bersama KPK di Wilayah I Sumatera Utara di Aula Rumah Dinas Bupati, komplek Tanjung Gading Sei Suka, Jumat (5/02/2021) petang.

Pada kegiatan tersebut Bupati Batu Bara H Zahir  didampingi Sekretaris Daerah H. Sakti Alam Siregar, Asisten III, dan Kepala OPD sejajaran Pemerintah Kabupaten Batu Bara Sedangkan Tim KPK RI Wilayah I Provinsi Sumatera Utara,  Direktur Koordinasi Supervisi 1 KPK Brigjen Pol Didik Agung Widjanarko didampingi  Penanggung Jawab Wilayah Sumut Muhammad Jhanatan, Penanggung Jawab II KPK Wilayah Sumut Tri Desa. 

Bupati Zahir memaparkan kepada Tim KPK RI wilayah I Sumatera Utara, pada tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Batu Bara memiliki 42 OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Keempatpuluh dua OPD terdiri dari Dinas sebanyak 20 OPD, Badan sebanyak 6 OPD, Teknis sebanyak 4 OPD dan Kecamatan sebanyak 12 OPD.

Selanjutnya terkait laporan keuangan, dalam penyusunan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten  Batu Bara telah dua kali mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan tahun anggaran 2018 dan 2019.

Dilaporkan Bupati, saat ini pihalnya  sedang melakukan penyusunan LKPD tahun anggaran 2020 seiring turunnya tim BPK dalam pemeriksaan interim di Kabupaten Batu Bara.

“Semoga pada minggu kedua bulan Februari 2021 pemeriksaan LKPD TA. 2020 telah selesai”, harap Bupati.

Direktur Koordinasi Supervisi 1 KPK memaparkan sesuai Pasal 6 UU No. 19 Tahun 2019, KPK RI mempunyai tugas pencegahan, monitor, koordinasi, supervisi, pencegahan dan penindakan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. 

Kabupaten Batu Bara merupakan kabupaten terbaik kedua se – Sumatera Utara dalam MCP (Monitoring Centre for Prevention) dengan capaian 94%.

“Tentunya kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara agar terus meningkatkan evaluasi kinerja dan administrasi. Kami berharap tidak terjadi tindak pidana korupsi”, harap Brigjen Pol Didik Agung Widjanarko.

Mayang/ Batu Bara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *