BDR Terlalu Lama Berpotensi Hilangkan Karakter Anak

Incarkasus.com Batu Bara 16 Oktober 2020

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara Ilyas Sitorus menilai Belajar Dari Rumah (BDR) atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

semakin lama berlangsung maka akan bisa berakibat buruk kepada kelangsungan generasi bangsa.

Anak-anak bukan hanya kehilangan pembelajarannya juga bisa kehilangan karakternya. Selain itu  akan mengakibatkan tingginya angka anak putus sekolah dengan berbagai alasan.

Kekhawatiran  tersebut disampaikan Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus kepada awak media usai mengikuti Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) melalui Virtual/Aplikasi Zoom Meeting di Pendopo Bupati Tanjung Gading Sei Suka Kabupaten Batu Bara, Kamis  (15/10/20) petang.

Ditambahkan Ilyas,  diskusi juga membahas terkait bantuan paket kuota Internet gratis hasil kerjasama Kemdikbud dengan Jasa Telekomunikasi  serta  mendiskusikan efektifitas pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Dari Rumah (BDR).

Diuraikan Ilyas,  tingginya tingkat putus sekolah bisa saja karena anak ikut bekerja membantu meringankan beban ekonomi keluarga karena kondisi PJJ tidak optimal.

“Ini juga  bisa mengakibatkan persepsi orang tua berubah dalam peran sekolah dalam proses pembelajaran yang tidak optimal. Karenanya, ancaman putus sekolah semakin nyata. Belum lagi sekolah Swasta yang pembiayaannya banyak dari peserta didik juga akan semakin terganggu”, sebut Ncekli Safaan akrab Kadisdik Batu Bara ini.

Mantan Kepala Biro Humas Protokol Pemprovsu ini mengatakan banyak hal yang didiskusikan terkait agenda evaluasi Pelaksanaan SKB 4 Menteri Tentang Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19.

Materi yang dibahas diantaranya daerah yang sudah berzona hijau dan kuning namun belum semuanya

melaksanakan pembelajaran tatap muka. Sementara ada beberapa daerah yang berada  di zona orange dan merah melaksanakan pembelajaran tatap muka tetapi tetap mengikuti Protokol Kesehatan.

Khusus Kabupaten Batu Bara disebutkan Ilyas  dengan inovasi Bupati Batu Bara  Zahir melalui  pembentukan Desa Tangguh Covid-19 mengantarkan Siswa untuk kembali Belajar Tata Muka.

Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus menjelaskan pada diskusi tersebut dirinya bersama Ketua MKKS Tobok Situmorang dan Ketua KKKS Kabupaten Batu Bara termasuk salah satu yang terundang mengikuti diskusi Virtual/Aplikasi Zoom Meeting.

EP/Batu Bara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *