Kadisdik Batu Bara : MoA Dengan FS-UISU Kaji Muatan Lokal

Incarkasus.com, Batu Bara 20 November 2020

Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara melaksanakan Memorandum of Agrement (MoA) dengan Fakultas Sastra Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) dalam bidang muatan lokal.

Penandatanganan MoA tersebut merupakan tindaklanjut Memotandum of Understand (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Batu Bara dengan Rektor  Universitas Islam Sumatera Utara (UISU).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara Ilyas Sitorus mengungkapkan penandatanganan MoA tersebut kepada wartawan, Jumat (20/11/2020).

Menurut Ilyas bahwa MoA yang ditandatangani di Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara, Kamis (19/11/2020) khusus menyangkut tentang kajian pengembangan Muatan Lokal di Kabupaten Batu Bara.

Hal ini sangat perlu,  karena muatan lokal dalam kurikulum adalah merupakan salah satu bentuk kepedulian untuk menenamkan dan menumbuhkan kearifan lokal dalam kehidupan.

“Ini merupakan sebentuk peluang untuk mengenalkan kearifan-kearifan lokal dalam bentuk representasi kehidupan yang lebih  bermakna”,  papar Ilyas.

Ilyas juga menyampaikan bahwa kearifan lokal berfungsi untuk konservasi dan pelestarian sumberdaya alam.

“Kearifan lokal juga berfungsi untuk mengembangkan sumber daya manusia serta dapat berfungsi sebagai pengembangan kebudayaan dan ilmu pengetahuan dan juga berfungsi sebagai petuah, kepercayaan, sastra, dan pantangan”,  terang Kadisdik Ilyas Sitorus.

Masih menurut Ilyas kearifan lokal merupakan bagian dari budaya dalam masyarakat yang tidak dapat dipisahkan dari kalangan masyarakat itu sendiri yaitu kearifan lokal.

Kearifan lokal dapat memanipulasi budaya dengan kehidupan ilmiah dan dapat memahami berbagai macam sains”, tambah Ilyas.

Dijelaskan Ilyas, Dekan Fakultas Sastra Universitas Islam Sumatera Utara Purwanto Siwi pada penandatanganan MoA tersebut menjelaskan tujuan kerjasama.

Kerjasama bertujuan untuk melaksanakan hubungan kerja kelembangaan dan kekeluargaan antara kedua belah pihak dalam mengembangkan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi

khususnya terkait kajian pengembangan muatan lokal di Kabupaten Batu Bara.

EP/ Batu Bara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *